SUARA INDONESIA, MAKASSAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mempersiapkan membuka Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) baru di Kota Makassar dengan nama SMAN 25.
Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pendidikan menengah atas yang terus meningkat, seiring dengan tingginya jumlah lulusan SMP di wilayah tersebut.
Kepala Bidang SMA Disdik Sulsel, M. Nur Kusuma, menyampaikan bahwa pembukaan SMAN 25 telah mendapat persetujuan dari DPRD Sulsel, khususnya melalui Komisi E yang membidangi pendidikan.
“Sudah disetujui oleh DPRD di Komisi E. Kita tinggal mempersiapkan teknisnya,” ujar Kusuma dalam keterangannya, dikutip Sabtu (31/5/2025).
Menurutnya, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperluas akses pendidikan yang merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat, khususnya di perkotaan.
Ia menekankan bahwa hingga kini, keinginan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah negeri masih sangat tinggi.
“Mindset orang tua dan anak-anak kita masih sangat kuat untuk bersekolah di SMAN, jadi pemerintah harus hadir memenuhi kebutuhan itu,” kata Kusuma.
Kusuma juga mengakui bahwa banyak sekolah swasta di Sulawesi Selatan memiliki kualitas pendidikan yang sangat baik. Namun, ia menegaskan bahwa negara tetap memiliki tanggung jawab utama dalam menyediakan layanan pendidikan menengah yang merata.
“Sekolah swasta banyak yang bagus, tapi kewajiban negara adalah menyediakan sekolah negeri yang merata dan mudah diakses,” jelasnya.
Sebelumnya, Disdik Sulsel juga telah membuka SMAN 24 Makassar yang akan mulai menerima siswa pada tahun ajaran 2025.
Sekolah ini terletak di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, dan memanfaatkan gedung milik aset Pemprov Sulsel. SMAN 24 Makassar dirancang untuk menampung sekitar 160 siswa baru melalui Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan tiga hingga empat rombongan belajar.
Pembukaan SMAN 24 Makassar disetujui dalam rapat koordinasi antara Disdik Sulsel dan Komisi E DPRD Sulsel yang dipimpin Rahman Pina pada 8 Juli 2024 lalu.
Rahman Pina mengungkapkan, penambahan SMAN baru menjadi kebutuhan mendesak karena jumlah lulusan SMP di Makassar pada tahun 2024 mencapai sekitar 19 ribu siswa, sementara kapasitas seluruh SMAN yang ada hanya sekitar 12 ribu kursi.
“Artinya, masih ada ribuan siswa yang tidak bisa tertampung di sekolah negeri, sehingga diperlukan penambahan sekolah baru,” tegasnya.
Dengan kehadiran SMAN 25 Makassar, Disdik Sulsel berharap daya tampung sekolah negeri di kota ini bisa meningkat signifikan dan menurunkan angka putus sekolah akibat keterbatasan kuota. Pemerintah provinsi menargetkan seluruh anak usia sekolah dapat mengakses pendidikan menengah tanpa terkendala fasilitas. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Arya Rahmansyah |
| Editor | : Mahrus Sholih |
Komentar & Reaksi