SUARA INDONESIA

5G Jadi Terobosan Penanggulangan Covid - 19 Bagi Siswa SD di Purworejo

Agus Sulistya - 06 March 2021 | 16:03
Peristiwa Daerah 5G Jadi Terobosan Penanggulangan Covid - 19 Bagi Siswa SD di Purworejo

PURWOREJO - Sosialisasi penanggulanagan penyebaran covid – 19 dengan metode menjaga imunitas tubuh menggunakan 5G dan penyerahan face shield dilaksanakan oleh Organisasi RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) lokal I Purworejo bekerja sama dengan pemerintah Kecamatan Purworejo dan Dinas Pendidikan (PPK) Kecamatan Purworejo kepada siswa siswi SD di aula Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu,(06/03/2021).

Shokhibul Arif selaku Ketua RAPI lokal I Purworejo mengatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian dari RAPI lokal I terhadap dampak pandemi covid – 19 terutama di bidang pendidikan khususnya anak SD sedang yang mengikuti kegiatan konsultasi terprogram sehingga untuk bisa patuh terhadap protokol kesehatan salah satunya dengan menggunakan face shield.

“Kami serahkan fece shield sebanyak 3000 kepada anak sekolah dasar di Kecamatan Purworejo ini, dalam kegiatan sebelumnya RAPI juga telah membagikan 10.000 face shield kepada siswa siswi dan tenaga pendidik di 16 kecamatan di wilayah Kabupaten Purworejo," katanya.

Sementara itu, Pram Prasetyo Ahmad selaku Assisten III Setda Purworeo menyampaikan, untuk mencegah wabah covid-19 selain dengan 5M juga dengan menjaga imunitas tubuh menggunakan cara 5G. 

"5G sendiri artinya pertama yaitu membiasakan membawa garam krokos untuk menjadikan pancaran natrium imunitas tubuh bagian luar, ke dua dengan kumur garam, ke tiga menghirup uap garam, ke empat mandi dengan air garam dan yang ke lima dengan tebar garam di halaman rumah, maka metode ini 5G bisa di jalankan untuk menjaga imunitas anak anak,” jelasnya.

Selanjutnya, Parcoyo selaku koordinator Kepala Sekolah SD se Kecamatan Purworejo mengucapkan, terima kasih kepada RAPI lokal I atas kepeduliannya memberikan bantuan fece shield kepada siswa siswi SD di Kecamatan Purworejo.

"Kami berharap kedepan ada bantuan masker untuk siswa karena untuk pembelanjaan saat sekarang ini melalui SIMAK. Kami kesulitan melakukan pembelanjaan karena ada aturan dan ketentuan yang tepat dalam pembelanjaan,ada alokasi anggaran namun tidak semua terpenuhi untuk kebutuhan protokol kesehatan," pungksnya. (Agus. S)

Pewarta : Agus Sulistya
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV