SUARA INDONESIA

Anggota DPRD Bondowoso Temukan Jamu PMK, Cukup Dua Botol Sapi Terpapar Langsung Sembuh

Bahrullah - 15 June 2022 | 12:06
Peristiwa Daerah Anggota DPRD Bondowoso Temukan Jamu PMK, Cukup Dua Botol Sapi Terpapar Langsung Sembuh

BONDOWOSO - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso menemukan jamu untuk menyembuhkan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sapi dan kambing.

Sebelumnya anggota dewan ini sukses menemukan terapi jeruk nipis antisipasi penularan Covid-19, sehingga di desanya masuk zona hijau.

Kali ini anggota ini menemukan jamu yang dapat menyembuhkan PMK.

Dengan jamu terbuat dari bahan-bahan herbal yang bahan bahanya mudah didapat itu cukup Dua botol diminumkan Dua kali sehari ke sapi terpapar PMK setelah minum keesokan harinya langsung sembuh.

" Kami mencoba membuat jamu untuk sapi yang terkena PMK, setelah diminumkan ke sapi yang sudah terpapar keesokan harinya langsung sembuh," kata Bambang Suwito anggota DPRD Bondowoso penemu jamu herbal PKM pada media, Rabu (16/6/2022).

Lebih lanjut, Bambang menerangkan, jamu tersebut membuat terbuat dari kunir, buah asem, dan gula merah.

" Saat hendak mau diminumkan ke sapi jamu itu dicampur dengan madu dan telur ayam kampung mentah," imbuhnya.

Bambang menganjurkan, penggunaan jamu tradisional untuk PMK itu satu botol untuk Satu ekor sapi, dengan dicampur dengan satu butir telur ayam dan madu lebah Satu sendok teh.

Menurutnya, pembuatan jamu itu bahan-bahannya cukup midah, bisa diperoleh di toko-toko terdekat.

" Masyarakat tidak perlu panik lagi jika memiliki sapi terjangkit PMK, tinggal dibuatkan jamu tersebut," tutupnya.

Sementara, Edi Supatro peternak sapi menyampaikan, setelah Empat ekor sapinya yang terpapar PMK diminumkan jamu racikan Pak Bambang itu keesokan harinya langsung sembuh.

" Sapi saya Empat ekor sakit semua sudah tidak bisa berdiri, setelah saya coba ramuan itu Alhamdulillah sembuh. Sapi saya sudah enak makan kembali dan bisa berdiri," tutupnya.***

Pewarta : Bahrullah
Editor : Bahrullah

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya