SUARA INDONESIA

Dugaan Money Politik Melibatkan Ketua PPK, Bawaslu Ngawi: Tak Cukup Bukti

Ari Hermawan - 21 February 2024 | 18:02 - Dibaca 1.16k kali
Peristiwa Dugaan Money Politik Melibatkan Ketua PPK, Bawaslu Ngawi: Tak Cukup Bukti
Ketua Bawaslu Ngawi Yohanes Pradana Vidya Kusdanarko. (Foto: Ari Hermawan/ Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, NGAWI - Informasi soal Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK) Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Khairul Anwar diduga terlibat money politik tidak ditemukan bukti.

Ketua Bawaslu Ngawi Yohanes Pradana Vidya Kusdanarko saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan, bahwa informasi itu tidak disertai bukti yang cukup.

"Yang kami terima sebatas informasi, tidak ada tindaklanjut bukti yang cukup," kata pria yang akrab dipanggil Danar, Rabu (21/2/2024).

Danar kembali menegaskan, bahwa pihaknya membenarkan ada warga yang datang ke kantor Bawaslu menginformasikan ada dugaan pelanggaran pemilu yang melibatkan oknum PPK.

"Pekan lalu menerima informasi itu, dan pihak kami menunggu tindaklanjut, misalkan bukti-bukti yang menguatkan dugaan pelanggaran itu terjadi. Namun sampai saat ini tidak ada," ujarnya.

"Sehingga kami belum bisa menindaklanjuti informasi," sambungnya.

Diberitahukan sebelumnya, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK) Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Khairul Anwar diduga terlibat politik uang. Bawaslu Ngawi membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima informasi tersebut.

"Benar, ada masyarakat yang datang ke kantor Bawaslu Ngawi memberikan informasi soal adanya dugaan politik uang yang melibatkan oknum PPK Kedunggalar," kata Ketua Bawaslu Ngawi Yohanes Pradana Vidya Kusdanarko saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, pada Kamis (15/2/2024).

Sementara Khairul Anwar membantah bahwa dirinya melakukan politik uang dengan membagikan amplop berisi uang dari salah satu caleg.

"Saya belum mengetahui terkait foto dan rekaman itu, yang jelas ini berita atau informasi yang tidak benar," ucap Khairul Anwar saat dikonfirmasi suaraindonesia.co.id

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Ari Hermawan
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV