SUARA INDONESIA

Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Ditutup saat Nyepi, Warga Diminta Tunda Perjalanan ke Bali

Muhammad Nurul Yaqin - 09 March 2024 | 22:03 - Dibaca 1.40k kali
Peristiwa Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Ditutup saat Nyepi, Warga Diminta Tunda Perjalanan ke Bali
Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk tutup saat Hari Raya Nyepi, 11-12 Maret 2024. (Foto: Dok. suaraindonesia.co.id).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - Pelabuhan penyeberangan lintas Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali ditutup selama periode Hari Raya Nyepi, mulai Senin-Selasa (11-12/3/2024).

Penutupan sementara di jalur penyeberangan dari Jawa ke Pulau Dewata ini dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1946 yang jatuh pada Senin (11/3/2024).

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, selain jalur Ketapang-Gilimanuk, jalur penyeberangan Padangbai-Lembar juga ditutup di periode yang sama.

Penutupan dua lintasan dari dan menuju Pulau Bali menindaklanjuti Seruan Bersama tentang Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946.

Seruan itu ditandatangani pemuka agama dan tokoh masyarakat, yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali.

“Jadi untuk menghormati umat Hindu yang merayakan Hari Suci Nyepi ini, terutama di pulau Bali yang mayoritas masyarakatnya beragama Hindu, ASDP akan menutup pelayanan operasional pelabuhan dan penyeberangan milik ASDP yang menjadi salah satu gerbang masuk dan keluar dari Pulau Bali,” ujar Shelvy.

Adapun pelayanan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang ditutup pada hari Senin (11/3/2024) pukul 01.00 WITA dengan pelayanan terakhir kapal regular dari Pelabuhan Ketapang pada Minggu (10/3/2024) pukul 23.00 WITA. 

Untuk mengantisipasi pengguna jasa yang belum terangkut dari Pelabuhan Gilimanuk dilanjutkan oleh Kapal Posko/Kapal Ekstra yang akan beroperasi sampai dengan pukul 05.00 WITA, kemudian Pelabuhan Gilimanuk ditutup pada pukul 05.00 WITA.

Kapal pertama dari Pelabuhan Ketapang akan diberangkatkan pada hari Selasa (12/3/2024) pukul 05.00 WIB. Kemudian, keberangkatan kapal terakhir dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar sebelum Nyepi dimulai adalah pada Senin (11/3/2024) pukul 03.30 WITA.

Sedangkan untuk keberangkatan pertama usai berlangsungnya hari raya Nyepi yaitu pada Selasa (12/3/2024) pukul 10.00 WITA.

ASDP juga mengimbau seluruh pengguna jasa agar mengatur jadwal perjalanannya menyesuaikan dengan jadwal operasional pelabuhan. ASDP juga telah menginstruksikan kepada operator pelayaran yang beroperasi di kedua lintasan tersebut untuk menyosialisasikan penutupan sementara aktivitas penyeberangan kepada para pengguna jasa.

“Mengingat tidak adanya layanan selama 24 jam, diharapkan pengguna jasa dapat lebih memperhatikan kedatangannya ke pelabuhan. Pastikan kembali jadwal keberangkatan kapal dan segera melakukan pembelian tiket sejak jauh hari, mengingat pembelian tiket saat ini dapat dilakukan sejak H-60,” ujarnya.

Pengguna jasa juga dihimbau untuk memperhatikan radius pembelian tiket untuk penumpang yang akan menyeberang melalui pelabuhan utama ASDP, yakni Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.

Adapun radius batasan pembelian tiket adalah sebagai berikut.

1. Dari sisi terluar Pelabuhan Merak ke Hotel Pesona Merak atau sekitar 4,71 km.

2. Dari sisi terluar Pelabuhan Bakauheni ke Balai Karantina Pertanian atau sekitar 4,24 km.

3. Dari sisi terluar Pelabuhan Ketapang ke Terminal Sritanjung atau sekitar 2,65 km.

4. Dari sisi terluar Pelabuhan Gilimanuk ke Terminal Kargo atau sekitar 2 km.

Pelabuhan ASDP yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia akan turut mendukung pelestarian tradisi dan budaya daerah dengan melakukan penyesuaian sesuai arahan pimpinan daerah. Dengan demikian, umat Hindu khususnya di Pulau Bali dapat menjalankan ibadah dengan nyaman. 

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV