SUARA INDONESIA

Dua Unit Sepeda Motor Ikut Hangus Terbakar di Lokasi Tambang Minyak Ilegal

Zulkifli - 31 May 2024 | 17:05 - Dibaca 889 kali
Peristiwa Dua Unit Sepeda Motor Ikut Hangus Terbakar di Lokasi Tambang Minyak Ilegal
Kerangka sepeda motor yang terlihat dilokasi kebakaran sumur minyak ilegal, Gampong Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur. Jumat (31/5/2024). Foto: Zulkifli / Suara Indonesia.

SUARA INDONESIA, IDI — Terlihat ada dua unit kerangka sepeda motor yang hangus terbakar dalam insiden meledak sumur minyak ilegal di Desa Alur Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. 

Dua kerangka sepeda motor itu jenis Yamaha Vixion dan Honda Beat. Peristiwa terjadi pada Kamis, 30 Mei 2024, sekitar pukul 18.30 WIB. Tidak hanya sepeda motor, puluhan peralatan pengeboran seperti mesin, pipa besi dan drum minyak  juga terlihat hangus di lokasi kejadian.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB pada hari yang sama. Disekitar Areal kebakaran, masih terlihat minyak mentah yang berhamburan di tanah dan ada sekitar dua hektare kebun karet yang menjadi lokasi penambangan juga ikut terbakar.

Selain yang berhamburan di tanah, disekitar lokasi kebakaran juga terlihat minyak mentah yang sudah berada di penampungan dan siap diangkut. 

Terlihat kerusakan ekologis yang cukup parah akibat aktivitas ilegal itu, diperparah dengan adanya kerusakan akibat peristiwa ledakan.

Menurut saksi mata, kobaran api dengan cepat menyebar di area penambangan, karena dipenuhi minyak dan gas yang mudah terbakar, sehingga api sulit untuk dikendalikan. 

Sementara informasi korban akibat ledakan sumur minyak tersebut masih simpang siur. Pihak kepolisian mengaku tidak ada korban jiwa yang terlapor. Namun kabar yang beredar ada dua orang korban dan dilarikan ke rumah sakit.

"Informasinya ada korban, namun belum jelas. Tadi ada rekan saya bilang korban luka bakar telah dilarikan ke rumah sakit. Tapi dia tidak tau rumah sakit mana," ungkap salah satu warga di lokasi.

Aktivitas penambangan minyak secara ilegal itu diduga tidak memenuhi standar keselamatan. Para pekerja juga tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap saat melakukan aktivitas berbahaya tersebut.(*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Zulkifli
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV