SUARA INDONESIA

Dua Korban Meninggal dalam Longsor Pandanarum, Tim SAR Lanjutkan Pencarian

Team Work - 17 November 2025 | 12:11 - Dibaca 513 kali
Peristiwa Dua Korban Meninggal dalam Longsor Pandanarum, Tim SAR Lanjutkan Pencarian
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban bencana tanah longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara. (Foto: Basarnas untuk Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, BANJARNEGARA - Bencana tanah longsor melanda Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Longsoran terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan perbukitan selama lebih dari tiga jam, mengakibatkan material tanah turun dan menutup sebagian wilayah desa.

Hingga Senin pagi (17/11/2025), tim SAR gabungan telah menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono, menyampaikan bahwa korban pertama ditemukan tidak lama setelah kejadian.

Korban sempat mendapatkan perawatan, namun akhirnya meninggal dunia pada Senin pagi. Sementara itu, korban kedua ditemukan pada pukul 07.58 WIB saat proses penyisiran lanjutan.

“Tim kami masih terus melakukan upaya pencarian. Korban pertama sempat dirawat, tetapi meninggal dunia tadi pagi. Korban kedua berhasil ditemukan pagi ini,” jelas Budiono.

Selain melakukan pencarian korban, tim SAR gabungan juga mengevakuasi sejumlah warga yang sempat berlari menuju area perbukitan aman untuk menyelamatkan diri.

Evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat medan yang licin dan potensi longsor susulan.

Material longsor yang menutup akses jalan turut menyulitkan pengerahan alat berat. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Banjarnegara, TNI, Polri, relawan, dan warga setempat terus berkoordinasi untuk membuka jalur dan memastikan keamanan lokasi.

“Kondisi medan cukup menyulitkan karena material longsor tebal dan cuaca masih tidak stabil. Namun kami berkomitmen melanjutkan operasi hingga seluruh warga terdampak tertangani. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjauhi area rawan longsor susulan,” tambah Budiono.

Hingga berita ini diturunkan, pendataan korban dan pemantauan kondisi lapangan masih berlangsung. Tim SAR tetap siaga mengantisipasi kemungkinan adanya tambahan korban maupun longsor lanjutan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Team Work
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV