SUARA INDONESIA

Rahmadani Ditemukan Tewas, Dua Kilometer dari Titik Tenggelam

Yudha Pratama - 16 May 2026 | 01:05 - Dibaca 122 kali
News Rahmadani Ditemukan Tewas, Dua Kilometer dari Titik Tenggelam
Proses evakuasi korban tenggelam di sungai Kampar (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, KAMPAR — Tim gabungan menemukan Rahmadani, 13 tahun, korban tenggelam di aliran sungai Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat malam, (15/5/ 2026).

Korban ditemukan meninggal dunia sekitar dua kilometer dari titik awal tenggelam setelah pencarian berlangsung selama berjam-jam.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kampar, Adi Candra Lukita, mengatakan korban ditemukan warga bersama tim gabungan sekitar pukul 22.00 WIB di wilayah Desa Pulau Belimbing.

“Korban ditemukan pada radius kurang lebih dua kilometer dari titik awal jatuhnya korban ke sungai,” kata Adi Candra Lukita kepada SuaraIndonesia.

Peristiwa itu bermula pada Kamis siang, 14 Mei 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu Rahmadani bersama sekitar 15 orang temannya mandi di bawah jembatan Desa Empat Balai.

Sejumlah anak diketahui memanjat tiang jembatan lalu melompat ke sungai.

Menurut Adi, setelah sebagian besar anak selesai mandi, korban bersama dua rekannya masih berada di dalam air. Tak lama kemudian korban diduga terbawa arus sungai dan tenggelam.

BPBD Kampar menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.30 WIB. Tim gabungan kemudian diterjunkan untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Operasi pencarian melibatkan Satgas BPBD Kampar, Basarnas, TNI, Polri, dan Tagana. Tim melakukan penyisiran di permukaan air hingga penyelaman di sekitar titik korban dilaporkan tenggelam.

“Pencarian dilakukan dengan penyisiran permukaan dan penyelaman di sekitar lokasi awal korban tenggelam,” ujar Adi.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan satu unit mobil angkut BPBD, satu unit mesin boat 25 PK, satu perahu viber, enam pelampung, dan dua pendayung.

Setelah ditemukan, korban dievakuasi ke puskesmas sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Lereng, Kecamatan Kuok.

Adi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama bagi anak-anak. 

“Pengawasan orang tua sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” ucap Adi memungkasi.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Yudha Pratama
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV