SUARA INDONESIA

Lapas Gunungsitoli Dukung Pelaksanaan PMP Hari Anak 2026

Arozatulo Zebua - 24 June 2026 | 22:06 - Dibaca 49 kali
Pelayanan Publik Lapas Gunungsitoli Dukung Pelaksanaan PMP Hari Anak 2026
Kalapas Gunungsitoli Sahat Bangun bersama jajaran ikuti pembahasan persiapan PMP Hari Anak 2026 secara virtual bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. (Foto: Arro/Suaraindonesia.co.id)

SUARA INDONESIA, GUNUNGSITOLI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli memastikan kesiapan dalam mendukung pelaksanaan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Hari Anak Tahun 2026.

Persiapan tersebut dibahas dalam kegiatan koordinasi bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait perbaikan administrasi, pengelolaan data, hingga kesiapan pelaksanaan program pemasyarakatan secara nasional.

Kegiatan yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting itu, dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dan diikuti oleh jajaran pemasyarakatan dari berbagai satuan kerja di Indonesia, Rabu (24/6/2026).

Dalam pembahasan tersebut, jajaran pemasyarakatan mendapatkan penguatan terkait mekanisme persiapan pemberian PMP Hari Anak Tahun 2026, pentingnya penekanan proses administrasi, serta pemutakhiran data melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP).

Selain itu, juga dibahas kesiapan satuan kerja dalam mendukung peresmian Ikatan Pembina Keamanan dan Pengaman Pemasyarakatan Indonesia (IKAPIPASI) sebagai bagian dari penguatan profesionalisme dan pelatihan organisasi di lingkungan pemasyarakatan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menekankan bahwa setiap proses pelaksanaan program harus didukung dengan data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengelolaan informasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan masyarakat yang transparan dan berkualitas.

Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, menyampaikan bahwa pihaknya siap mematuhi setiap arahan dan kebijakan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

"Kami terus memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh jajaran memahami setiap kebijakan yang menjadi Arah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kesiapan administrasi, data, serta pelaksanaan tugas menjadi perhatian agar pelayanan pemasyarakatan dapat berjalan optimal," ujar Sahat.

Ia menambahkan, keterlibatan Lapas Gunungsitoli dalam kegiatan koordinasi tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan hak warga binaan dan peningkatan profesionalisme petugas.

Melalui persiapan yang matang ini, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli berkomitmen mendukung pelaksanaan PMP Hari Anak 2026 serta berbagai kebijakan pemasyarakatan lainnya.

"Tentunya kami sangat mendukung demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang semakin efektif, humanis, dan akuntabel," pungkas Sahat. (A1)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Arozatulo Zebua
Editor : Alfiana Putri

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV