SUARA INDONESIA
Banner

Selama Pandemi, Pemkab Blitar Sudah Salurkan Bansos Sebanyak 173.954 Paket

Blitar - Dampak yang ditimbulkan oleh wabah virus corona tidak hanya merugikan sektor kesehatan saja. Melainkan juga mempengaruhi sektor perekonomian di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ekonomi global dipastikan melambat karena adanya penetapan dari WHO bahwa wabah corona sebagai pandemi.  


Menyikapi hal itu, Pemerintah telah melakukan sejumlah langkah pencegahan maupun penanganan guna meredam dampak virus corona terhadap industri. Beberapa stimulus ekonomi diluncurkan, mulai dari Pemerintah pusat seperti bantuan sosial tunai (BST), bantuan pangan non tunai (BPNT) perluasan, bantuan sosial beras bagi KPM PKH.


Sedangkan dari Pemerintah Provinsi Jatim, ada program jaring pengaman sosial (JPS) dan suplemen BPNT. Terakhir dari Pemkab Blitar berupa bantuan sosial daerah atau jaring pengaman sosial senilai Rp 200 ribu yang diwujudkan sembako. 


Pjs Bupati Blitar Budi Santosa mengatakan, bantuan bagi masyarakat yang kurang mampu dan terdampak Covid-19 di wilayah setempat menjadi tanggung jawab utama bagi Pemerintah Daerah. Untuk itu, Pemkab Blitar juga telah menyalurkan bantuan sosial daerah sebanyak 173.954 paket sembako. 


"Bantuan sosial daerah dari Pemerintah Kabupaten Blitar sudah dibagikan kepada penerima manfaat secara bertahap dan jumlahnya terus mengalami peningkatan karena setiap penyalurannya dilakukan revisi. Sehingga ada penambahan penerima baru atau ditemukan masyarakat yang belum pernah mendapat bantuan dari siapapun," terangnya. 


Budi menjelaskan penyaluran bantuan sosial daerah pada tahap pertama sebanyak 42. 296 paket sembako, lalu tahap kedua meningkat yakni 62.622 paket sembako dan yang terakhir melonjak ada 69.036 paket sembako. Ia berharap segala bantuan Pemerintah, baik dari Pusat, Provinsi maupun Daerah dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam mencukupi kebutuhan nutrisi di musim corona. 


Perlu diketahui, pertengahan bulan Oktober ini, Pemerintah Kabupaten Blitar mulai mendistribusikan bantuan jaring pengaman sosial (JPS) dari Pemprov Jatim tahap ketiga. Bantuan JPS jumlahnya sebanyak 20.000 paket sembako berupa beras, telur ayam, minyak goreng dan produk UMKM lokal.

Apa Reaksi Anda?