SUARA INDONESIA

Puluhan Kayu Jati Hutan Ditemukan Warga di Desa Mengger, Perhutani Ngawi Menduga Kuat Hasil Curian

Ari Hermawan - 16 August 2022 | 18:08
Peristiwa Daerah Puluhan Kayu Jati Hutan Ditemukan Warga di Desa Mengger, Perhutani Ngawi Menduga Kuat Hasil Curian

SUARA INDONESIA - Pada Jumat lalu (5/8/2022), terdapat 83 batang kayu jati hutan berukuran besar ditemukan oleh warga di pinggir jalan perkampungan masuk Desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Administratur (ADM) Perhutani Ngawi, Tulus Budyadi saat ditemui dikantornya dihadapan awak media mengatakan, bahwa 83 kayu jati hutan bentuk gelondongan berukuran besar itu diduga kuat adalah hasil curian.

"Kalau dilihat ciri-ciri kayu adalah kayu hutan, jadi diduga kuat hasil curian. Saat ini petugas kepolisian dari Polres Ngawi bersama Divre Perhutani Jawa Timur sedang melakukan penyelidikan," kata Tulus panggilan akrab ADM Perhutani Ngawi, Selasa (16/8/2022).

Dijelaskan Tulus, penemuan 83 kayu jati hutan diduga hasil curian itu ada di dua lokasi. Dan atas penemuan itu pihak warga pun langsung melaporkan ke pihak Divre Jawa Timur.

"Ada 2 lokasi tempat ditemukannya pohon kayu jati hutan itu, di Bangunrejo Lor ada 15 batang dan di Mengger ada 68 batang, dari total jumlah 83, empat diantaranya kayu mahoni, saat ini barang bukti kayu jati hutan sudah kita amankan," ungkapnya.

Atas hal itu, pihak perhutani dalam hal ini adalah ADM Perhutani Tulus Budyadi akan lebih meningkatkan komunikasi internal, agar kejadian tidak kembali terulang lagi.

"Diinternal kami ada tim namanya pertimbangan karyawan, nanti akan kita lihat dulu sejauh mana penyelidikan kasus ini, apakah melibatkan orang dalam. Jika ada, pasti ada hukuman disiplin dan lainnya," ujarnya.

"Yang pasti kami tidak berharap ini terulang kembali, kami akan lebih meningkatkan lagi patroli, tentunya komunikasi sosial juga akan lebih dilakukan secara maksimal," pungkasnya.

Pewarta : Ari Hermawan
Editor : Lutfi Hidayat

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV