SUARA INDONESIA, BLITAR - Nasib apes dialami oleh pria berinisial JK (43) warga Desa Bendosari Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar.
Rumahnya dilalap si jago merah setelah ditinggal mengais rezeki di pengajian Gus Iqdam, Selasa (09/6/2026) dini hari.
Kasi Pemadam, Penyelamatan dan Sarana Prasarana, Satpol PP, Pemkab Blitar, Tedi Prasojo mengatakan, diduga kejadian ini dipicu setelah mertua korban lupa mematikan alat elektronik berupa pemasak air.
"Kemungkinan terjadi konsleting listrik setelah teko air lupa dimatikan dan ditambah banyak benda di sekeliling titik pemicu mudah terbakar sehingga api meluas ke segala arah," ujarnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun atas kejadian tersebut, pemilik rumah merugi hingga Rp 100 juta rupiah.
"Beruntung dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, istri dan kedua anak korban berhasil menyelamatkan diri," ungkap Tedi.
"Banyak barang-barang rumah tangga yang hangus terbakar, karena kobaran api menjalar ke seluruh sisi rumah," lanjutnya.
Dijelaskan, saat peristiwa ini terjadi, pemilik rumah sedang perjalanan pulang usai berjualan snack di acara pengajian Gus Iqdam.
Warga sekitar mencoba membantu dengan peralatan seadanya dan selanjutnya menghubungi petugas Damkar Kabupaten Blitar.
Tedi mengimbau warga untuk berhati-hati saat menggunakan instalasi listrik pada alat elektronik.
"Penggunaan alat elektronik dalam jangka lama harus diperhatikan apalagi digunakan dirumah," katanya.
"Sebelum ditinggal aktivitas maupun istirahat harus disempatkan waktu untuk dilakukan pengecekan terlebih dahulu untuk memastikan semuanya aman," pungkas Tedi. (*)
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Arik Susanto |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi