SUARA INDONESIA

Keselamatan Rakyat Jadi Hukum Tertinggi, Trengggalek Antisipasi Lonjakan Aktivitas

Widiarto - 05 May 2021 | 12:05
Peristiwa Daerah Keselamatan Rakyat Jadi Hukum Tertinggi, Trengggalek Antisipasi Lonjakan Aktivitas

TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trengggalek gerak cepat mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus Covid-19 menjelang lebaran, mengingat juga dibarengi meningkatkannya aktivitas masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan dengan menggelar apel pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru tahun 2021, sebagai langkah menerapkan kebijakan pemerintah tentang larangan mudik.

"Kita tekan semaksimal mungkin untuk meminimalisir resiko penyebaran Covid 19 agar tidak ada cluster penyebaran saat momentum lebaran," kata Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara usai Apel di Mapolres, Rabu (5/5/2021).

Mas Syah juga mengatakan, antisipasi dilakukan karena akan ada kecenderungan peningkatan aktivitas masyarakat menjelang lebaran. Maka penegasan perlu dilakukan dengan langkah antisipasi.

Tentu dengan menegakkan kebijakan pemerintah untuk tidak melakukan mudik yang sudah dibahas dari berbagai tahapan pertimbangan yang matang.

"Bahkan sesuai data yang dihimpun tahun sebelumnya, ada peningkatan kasus Covid 19 hingga mencapai angka 30% pasca lebaran," ungkapnya.

Menurutnya, saat ini keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi atau Salus Populi Suprema Lex Esto. Kebijakan yang diambil ditujukan untuk melindungi segenap warga masyarakat.

Meskipun tugas dan tanggung jawab petugas adalah penegakan displin dan mengawal kebijakan pemerintah, hendaknya hal tersebut dilakukan secara humanis. Langkah hukum jadikan pilihan terakhir dalam penegakan disiplin ini.

"Kita juga tengah getol melakukan upaya pencegahan masuknya Virus B 117 dari Eropa, B 1.6.17 dari India dan B 1351 dari Afrika yang dikenal ganas masuk ke tanah air," tegasnya.

Pewarta : Widiarto
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV