SUARA INDONESIA

Keluarga di Lampung Timur menjadi Korban Kekerasan Perampok Sadis

Tim - 16 April 2022 | 23:04
Peristiwa Daerah Keluarga di Lampung Timur menjadi Korban Kekerasan Perampok Sadis

LAMPUNG- Naas memang yang telah dialami keluarga Made Dwi Saputra (26), warga Desa Sidorejo Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, ia, istri dan adiknya yang masih duduk di kelas 6 SD itu menjadi korban kekerasan perampok.

Made menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis 07/04/2022 sekira Pukul 03.00, Saat ia tengah tertidur tiba-tiba mendengar suara tak biasa yang berasal dari dalam rumahnya itu.

Saat ia membuka pintu kamarnya langsung di kagetkan dengan sosok pria tak dikenal, berdiri tepat di depan pintu kamarnya.

"Dia langsung lemparin batu besar tepat ke arah kepala saya, hingga kepala saya bagian belakang ini bocor," terang Made, Sabtu 16/04/2022.

Saat kejadian berlangsung, dengan keadaan terluka Made berpesan kepada pria yang tak dikenalinya itu untuk tidak melukai keluarganya.

"Mereka minta untuk menyerahkan semua barang-barang berharga milik saya, seperti uang, surat-surat dan lainya.

Saya juga sempat ngomong ke mereka, ambil saja apa yang kalian mau asal jangan sakiti istri saya," terangnya lagi.

Pelaku tersebut langsung menggeledah seisi kamarnya dan berhasil mendapatkan uang 2,2 juta milik Made.

"Setelah itu, mereka langsung menjambak rambut istri saya dan diseret ke belakang sambil menusukan pisau ke paha istri saya sehingga mengalami sembilan jahitan," ucapnya.

Setelah pelaku hendak meninggalkan rumahnya, tak puas dengan melukai Made dan Ade Nyoman (Istri Made), perampok itu juga menyandera adiknya yang masih duduk di kelas 6 SD.

"Sambil meninggalkan tempat, mereka menyandera adik saya dengan menodongkan pisau ke leher, mungkin untuk jaminan supaya kami tidak teriak. Adik saya di lepas di peladangan yang jaraknya kurang lebih satu kilo dari rumah saya," tutupnya.

Sementara itu, dari keterangan Kapolres Lampung Timur, AKBP Zaky Alkazar mengungkapkan, anggota kepolisian telah berhasil mengamankan tersangka.

Para pelaku tersebut yakni MS (38), HM (49) dan SU (24), ketiganya warga Kecamatan Sekampung Udik.

"MS meninggal setelah kami lakukan tindakan tegas karena saat akan di tangkap mencoba melawan Petugas dengan menggunakan golok," jelas Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar.

Pewarta : Tim
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya