SUARA INDONESIA

Belajar dari Tragedi Waterpark Kenjeran, Laila Mufidah: Pengelola Wisata Harus Jamin Keamanan Pengunjung

Lukman Hadi - 08 May 2022 | 09:05
Peristiwa Daerah Belajar dari Tragedi Waterpark Kenjeran, Laila Mufidah: Pengelola Wisata Harus Jamin Keamanan Pengunjung

SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah turut menyoroti insiden ambruknya perosotan atau seluncur air di kolam renang Waterpark Kenjeran yang terjadi pada Sabtu (7/5/2022) siang kemarin.

Ia meminta pihak manajemen Waterpark Kenjeran untuk memastikan menanggung biaya pengobatan rumah sakit secara total bagi seluruh korban.

"Pihak manajemen patut bertanggung jawab secara penuh atas kejadian kemarin (ambruknya perosotan). Biaya pengobatan korban selama di rumah sakit harus benar-benar tercover pihak manajemen," ujar Mufidah, Minggu (8/5/2022).

Secara pribadi dirinya merasa prihatin karena masih di momen lebaran Idul Fitri ini terjadi peristiwa "menyeramkan" di wahana wisata yang hampir saja merenggut nyawa seseorang.

"Semoga seluruh korban yang kini masih dirawat di rumah sakit bisa segera pulih. Yang terpenting yakni menghilangkan trauma korban atas apa yang telah dialami," kata Politisi PKB ini.

Dari kejadian ini, ia mengimbau kepada seluruh pengelola wahana wisata di Surabaya untuk selalu melakukan peremajaan wahana dan menerapkan pengawasan secara ketat hingga menjamin tingkat keamanan bagi pengunjung.

"Pihak pengelola wisata di Surabaya harus memastikan wahana yang ada di tempat itu sudah layak untuk digunakan. Sehingga menjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung," ungkapnya.

Di samping itu, Mufidah mengapresiasi petugas BPBD yang bereaksi cepat tanggap mengevakuasi korban ke rumah sakit. Ia berharap agar kejadian seperti ini tidak terjadi.

"Tentu kita tidak ingin ke depan ada kejadian seperti ini lagi di tempat wisata. Semoga kejadian ini dijadikan sebuah pembelajaran bagi pengelola wisata," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, perosotan atau seluncur di kolam renang Waterpark Kenjeran ambruk yang mengakibatkan 16 korban mengalami luka ringan hingga berat.

Pewarta : Lukman Hadi
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya